HAKIKAT KEBENARAN
“ Wahai manusia, Sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, Maka berimanlah kamu, Itulah yang lebih baik bagimu...”(Qs. An Nisa:170)
Rosululloh SAW diutus oleh Alloh SWT kepada umatnya untuk membawa kebenaran, karena kebenaran adalah jalan yang akan membawa kita menuju keselamatan baik di dunia maupun di akhirat. Tentunya dengan kita mengikuti apa yang dicontohkan Rosululloh SAW dan tidak boleh menyelisihinya, kalau kita menyelisihi apa yang di contohkan Rosululloh SAW pasti kita akan celaka, dan tentunya kita tidak ingin itu terjadi pada diri kita.
Barangsiapa yang hidupnya tidak dalam kebenaran pasti dalam kesesatan dan setiap perbuatan yang dilakukannya akan senantiasa bertentangan dengan kebenaran, apabila ada orang yang menyerukan kebenaran maka akan di ingkarinya karena hatinya ditutupi oleh dinding-dinding kesesatan dan akibatnya akan semakin tersesat jauh dan semakin jauh dari kebenaran itu. Seperti halnya orang kafir dan musyrik mereka tersesat karena mereka menolak kebenaran, mereka menolak kebenaran dari Al qur’an dan Sunnah sehingga hidupnya tidak terarah karena mereka menjalani kehidupan diatas angan-angan yang kosong dan tertipu, mereka tenggelam dalam nafsu dan syahwat karena mereka tidak terikat dengan kebenaran atau dengan syareat-syareat Alloh. Karena mereka tidak dibimbing dengan kebenaran sehingga apa yang mereka lakukan akan senantiasa bertentangan dengan Al Qur’an dan Sunnah dan orang seperti ini akan mendapatkan balasan yang setimpal diakhirat kelak dengan siksa yang sangat pedih dineraka yang menyala-nyala.
Untuk memahami kebenaran diperlukan ilmu yang benar atau ilmu syar’i, karena ilmu yang benar ini akan menjadi pelita dimalam yang gelap gulita yang menyinari setiap langkah kita sehingga kita tidak akan tersesat dan akan sampai ke tujuan dengan selamat.
Menuntut ilmu bagi setiap muslim adalah sesuatu yang mesti ditempuh karena dengan ilmu itu kita dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah sehingga kita akan selalu berada dalam kebenaran. Kalau kita mengaku sebagai seorang muslim pasti tidak akan meninggalkan menuntut ilmu karena menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim dan menuntut ilmu merupakan ibadah yang mulia dan terpuji. Dengan ilmu seseorang bisa mengenal dan beribadah kepada Robbnya dengan benar. Dalam beberapa ayat Al quran, Alloh memuji dan meninggikan derajat ahli ilmu.“Katakanlah,”Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui..” (Qs. Az Zumar:9)
Dengan ilmu seorang hamba akan takut untuk berbuat maksiat sehingga hidupnya akan senantiasa di bimbing dengan kebenaran, ucapanya, tingkah lakunya akan senantiasa dihiasi dengan kebenaran. Sebagaimana dalam firman Alloh“Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama” (Qs. al Fathir;28)
Ilmu juga sebagai simbol atau tanda kebaikan seorang hamba, semakin seorang hamba itu paham ilmu syar’i maka akan semakin baik-lah ia, karena kebaikan hanyalah bagi orang yang berilmu dan orang yang belajar sedangkan orang yang berada diantara keduanya adalah orang yang hina dan tidak ada kebaikan Dalam sebuah hadits Nabi SAW menyebutkan, “Barang siapa yang Allah kehendaki menjadi baik, maka Allah akan fahamkan ia terhadap urusan agama”. (HR. Bukhori dan Muslim )
Satu kalimat yang perlu kita ingat, Apabila kita ingin menjadi benar dan sebenar-benarnya orang maka ikutilah aturan yang paling benar yaitu aturan Alloh SWT dan apabila kita ingin menjadi baik dan sebaik-baik orang maka tidak ada jalan lain kecuali harus mencontoh manusia yang paling baik yaitu Rosululloh SWT.
Mudah-mudahan kita menjadi seorang hamba yang selalu dalam kebaikan dan kebenaran serta diberi pemahaman tentang agama.Amin
dikutip dari ; http://lpmpurbalingga.wordpress.com/
No comments:
Post a Comment