Friday, 9 January 2015

KISAH DI BALIK JENDELA KERETA




Ada orang tua yang duduk  bersama anakny yg berusia 25 tahun di dalam sebuah kereta. Tampak sekali keceriaan dan kegembiraan di wajah anaknya yg duduk di samping jendela kereta.

Pemuda itu mengeluarkan tanganya dan merasakan tertapaan angin seraya berkata “ayah... ayah... lihatlah, pepohonan berjalan berkebalikan dng arah kereta”. Orang tua itupun hanya tersenyum memandangi anaknya yg bergembira.

Disampingya, duduk pasangan suami istri yg mendengar pembicaraan orang tua dan anaknya itu. Mereka tampak risih dan terganggu akan perilaku pemuda yg berusia 25, tapi tingkahnya seperti anak kecil

Lagi-lagi, pemuda itu berteriak kegirangan melihat pemandangan yg dilaluinya “ayah...ayah... lihatlah awan itu berjalan mengikuti kereta!” . semakin risih dan jengkelah pasangan suami istri yg disampingnya.

Ketika turun hujan, tetesan air hujan menerpa tangan pemuda yg sedang meluapkan kegembiraan< “ayah... ada hujan.. airnya mengenai tanganku.. lihatlah ayah...!”. Kali ini pasangan suami istri itu tak mampu lagi menahan kekesalanya. Lalu mereka berkata “kanapa kau tak bawa anakmu itu kedokter agar sembuh dari penyakit (gila)nya”
Orang tua itu menjawab “kami baru saja pulang dari rumah sakit, dan ini adalah hari pertama anakku bisa melihat dalam hidupnya setelah tadinya buta sejak lahir”.


Sahabat.... terkadang kta melihat orang lain dari apa yang tampak di depan mata. Kita tidak pernah tau atau mencari tau mengenai kondisi sesunggunya. Semua dipukul rata. Oleh karena itu jangan mudah meghakimi orang lain secara serampangan tanpa mengetahui alasan yg kelan dan kondisi sesungguhnya

Baca juga :


Trimakasih atas kunjunganya.


No comments:

cari di sini

temukan kami di facebook